Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi penutupan perdagangan saham masih tidak mampu menguat pada sore ini, menurut pengamatan Aris melalui sumber medi massa. Sentimen regional dan Asia pun masih menjadi penyebab utamanya. IHSG pada perdagangan Senin (7/6/2010) sore merosot 73,02 poin atau setara 2,59 persen ke level 2.750,23. Indeks LQ45 juga terpantau melemah 15,63 poin menjadi 532,48 dan JII juga melemah 11,19 poin ke 439,38.
Volume perdagangan terpantau sebanyak 4,67 miliar lembar saham senilai Rp2,91 triliun. Dengan saham menguat sebanyak 27 jenis saham, melemah 208 jenis saham, dan diam di tempat alias stagnan 32 jenis saham.
Pelemahan yang datang dari faktor internal disokong dari melemahnya sektor tambang sebesar 89,42 poin, sektor perkebunan yang juga merosot 69,05 poin, serta sektor konsumer yang melemah 9,3 poin.
Sedangkan bursa saham di Asia masih terpantau memerah, seperti indeks Hang Seng melemah 401,92 poin atau setara 2,03 persen menjadi 19.378,15, indeks Straits Times turun 48,21 poin atau setara 1,72 persen menjadi 2.758,30, serta indeks Nikkei 225 melemah 380,39 poin atau setara 3,84 persen menjadi 9.520,80.
Saham yang ditutup menguat atau top gainer, antara lain PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp300 ke posisi Rp12.950, PT Indosiar Karya Mandiri Tbk (IDKM) naik Rp60 ke posisi Rp315, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp50 menjadi Rp5.850, serta PT Modern Internasional Tbk (MDRN) naik Rp50 menjadi Rp700.
Saham yang ditutup melemah atau top losser, antara lain PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp1.150 ke posisi Rp43.800, PT Astra Astro Lestari Tbk (AALI) turun Rp700 ke posisi Rp20.800, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) turun Rp650 ke posisi Rp16.450, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp550 ke posisi Rp34.600.
Senin, 07 Juni 2010
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar